Laman

Sunday, 16 November 2014

Seoul Kimchi Making & Sharing Festival 2014


서울 김장 문화제 2014 bisa dibaca Seoul Gimjang Munhwaje 2014 dan itu merupakan nama festival dalam bahasa Korea, sedangkan versi Inggrisnya adalah Seoul Kimchi Making & Sharing Festival. Festival tahunan ini merupakan festival yang kegiatan utamanya adalah membuat kimchi dalam skala besar.  김장 (Gimjang) merupakan kegiatan membuat kimchi yang rutin diadakan oleh sebagian besar orang Korea. Biasanya Gimjang dilakukan pada awal musim dingin dan membuatnya dalam jumlah yang banyak.

Kimchi merupakan lauk pauk utama masyarakat Korea yang setiap kali makan pasti disajikan. Jenis kimchipun sangat beragam mulai dari sawi, ketimun, lobak dan masih banyak jenisnya. Kimchi sendiri merupakan makanan hasil fermentasi dan termasuk dalam lima makanan yang menyehatkan di dunia. Menurut saya rasa kimchi pedas dan dominan asam, tetapi kalau dikonsumsi berasa segar. 

Gimjang sudah menjadi tradisi turun temurun untuk masyarakat Korea dan Gimjang sendiri tidak hanya sekedar proses membuat kimchi tetapi juga sebagai sarana bersosialisasi, berbagi kasih kepada keluarga serta teman. Gimjang sudah diakui oleh UNESCO pada tahun 2013 sebagai warisan budaya tak benda. 

Tempat berlangsungnya gimjang
Seoul Kimchi Making & Sharing Festival 2014 diadakan selama tiga, 14-16 November 2014 dan lokasi utama pembuatan di depan Seoul City Hall. Festival ini diikuti oleh sekitar 8.000 orang dengan total membuat kimchi 265 ton. Peserta sendiri tidak hanya warga lokal tetapi juga orang asing bisa berpartisipasi dengan cara mendaftar terlebih dahulu. Hasil pembuatan kimchi direncakan akan dibagikan untuk kaum yang membutuhkan, dan bahan pembuatnya merupakan sumbangan dari berbagai sponsor.

Keseluruhan festival tersebar dibeberapa lokasi seperti Chonggyechon Plaza, Gwanghwamun dan sepanjang jalan kawasan tersebut. Festival ini tidak hanya sekedar membuat kimchi selama tiga hari tetapi juga banyak acara lain seperti performance, talk show, bazar dan beragam kegiatan lainnya.


Bazar beragam kimchi dan bahan membuat kimchi
Bazar ini menawarkan berbagai macam jenis kimchi, bahan dan alat membuat kimchi dengan harga diskon dan pengunjung bisa mencicipi kimchi terlebih dahulu sebelum membeli.

Lokasi acara di Gwanghwamun

Foto diatas menunjukan antrian yang cukup panjang dimana beberapa orang antri untuk stand dimana proses membuat kimchi disertai dengan berbagai doa dan harapan. Selain itu terdapat stand yang didalamnya berisi tentang berbagai histori kimchi atau bisa dikatakan sebagai mini museum kimchi. Anak anak pun bisa berpartisipasi dalam game menarik yang diadakan oleh berbagai sponsor dan pengisi stand.

Kimchi Bus
Kimchi Bandanna
Kimchi Bandanna merupakan karya Kim Tae-Heons, dan setelah saya amati lebih dekat berupa kain catton yang bergambar berbagai bahan dasar kimchi mulai dari sawi, cabai danlainnya yang dibentuk sedemikian rupa sehingga terlihat seperti difoto. Berbagai karya seni yang berhubungan dengan kimchi dipajang disini seperti foto foto yang berhungan kimchi dan  video art tentang kimchi.

Festival ini bagi saya tidak hanya sekedar membuat kimchi tetapi mempunyai nilai lebih tentang kimchi itu sendiri. Sebenarnya Gimjang festival tidak hanya diadakan di Seoul saja, tetapi banyak kota lain yang mengadakan festival semacam itu. Festival yang diadakan di Seoul merupakan festival gimjang yang besar dan dikemas dengan acara yang bisa menarik semua kalangan umur. Sangat tidak mengherankan jika festival ini sangat ramai dikunjungi oleh warga lokal maupun wisatawan. 

Saya sendiri baru sekali datang ke festival ini dan itupun telat sehingga saya tidak bisa mengambil foto pada saat proses pembuatan kimchi. Walaupun telat tetapi masih sangat ramai pengunjung di berbagai stand. Proses membuat kimchi sudah tidak asing lagi bagi saya karena tempat saya bekerja, tepatnya pemilik pabrik rutin melakukan tradisi Gimjang dengan meperkerjakan orang lain dan dibantu pekerja pabrik untuk membuat kimchi. Sebagai gantinya saya copykan foto yang saya ambil dari website KBS radio.


Selain nama makanan kata kimchi juga diucapkan oleh sebagian besar masyarakat Korea saat berfoto sebagai bentuk ekspresi. Pokoknya kimchi itu hal yang tidak bisa dipisahkan dengan orang Korea. Jadi bagi yang belum pernah makan kimchi silahkan mencoba, dan bagi yang sudah pasti akan timbul banyak komentar tentang rasanya. Apapun rasanya yang jelas makanan ini menyehatkan buat tubuh.

Salam Kimchi ...... ^_^ 

Saturday, 15 November 2014

2014 Seoul Lantern Festival

Seoul Lantern Festival merupakan festival tahunan yang diadakan pada saat musim gugur tepatnya sekitar bulan November. Seoul Lantern Festival pertama kali diadakan pada tahun 2009 dan sampai saat ini masih rutin diadakan setiap tahunnya. Bentuk acara festival ini adalah dengan mamerkan beraneka ragam lantern dengan aneka bentuk dan kreasi unik yang dipajang sepanjang Cheonggyechon stream Seoul. Tahun ini diadakan dari tanggal 7-23 November 2014 bertempat di Cheongyechon stream.

Festival ini menarik masyarakat lokal dan wisatawan manca negara yang sedang berlibur di Seoul. Animo yang tinggi bisa dilihat pada saat festival khususnya saat akhir pekan dengan jumlah pengunjung yang sangat ramai. Seperti halnya saya yang datang pada malam minggu, untuk bisa masuk ke dalam arena atau menyusuri Cheonggyechon stream harus antri super panjang dan waktu yang dibutuhkan untuk bisa masuk diperkirakan 90 menit dari papan pengumuman yang disediakan.

Lantern yang ada akan menyala pada saat hari mulai petang atau sekitar jam lima waktu setempat dan saat itulah festival dibuka. Pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya masuk alias gratis. Lantern yang dipamerkan mempunyai tema yang berbeda dan mempunyai beberapa cerita atau nilai sejarah tentang Korea.

Tema dari lantern tersebut diantaranya adalah World heritage of Seoul, lampion persembahan dari pemerintah setempat dan negara lain, perusahaan korporasi dan karakter tertentu serta artis exhibition. Berikut foto yang bisa saya ambil dan karena malas untuk antri maka saya lebih memilih untuk melihat dari atas dan tidak menyusuri stream. Karena banyaknya lantern yang dipajang saya hanya memilih beberapa lantern yang bagus versi foto yang saya ambil.

















Setiap lantern yang dipajang mempunyai cerita tersendiri dan pengunjung bisa sambil belajar tentang berbagai hal dari keterangan lantern yang dipajang di pinggir lantern dengan dua bahasa Korea dan Inggris. Walaupun pengunjung ramai tetapi terlihat sangat teratur karena panitia membuat lajur yang searah dan banyaknya panitia yang siaga diberbagai titik untuk mengamankan jalannya festival.

Lantern yang dipajang mempunyai keunikan tersendiri misal dengan nyala lampu yang warnanya berbeda beda, bentuk yang bisa bergerak gerak, lantern yang diiringi alunan musik dan itu membuat lantern, betah dilihat pengunjung. Tidak hanya melihat keindahan lantern pengunjung juga bisa mengikuti program menarik yang ada, membeli lantern dan beberapa stand promosi beberapa produk.

Penjual makanan banyak tersedia di pinggir jalan setelah puas berkeliling melihat lantern, dan kafe banyak bertebaran dikawasan festival jika ingin beristirahat sembari menghangatkan badan dari dinginnya suhu kota Seoul saat ini. Siapkan kamera sebelum datang ke festival ini dan bersiaplah mendadak narsis dengan lantern yang dipajang. 

Information about festival : http://seoullantern.visitseoul.net/
Direction : Subway Line 1 dan 2 City Hall Station/ Sichong exit 4 (5 minutes on foot) or subway line 5 Gwanghwamun station exit 5 (2 minutes on foot) 

Thursday, 9 October 2014

Paju Booksori 2014


Festival ini terbilang unik menurut saya, karena di festival ini semuanya berhubungan dengan buku. Paju Booksori 2014 merupakan festival tahunan yang diadakan rutin di kota Paju, khususnya di Paju Book City. Kawasan ini berjarak kurang lebih 30 km dari kota Seoul dan dikawasan ini beridiri banyak percetakan buku.

Kawasan tersebut memang dikhususkan untuk industri percetakan buku yang ada di Korea. Setiap penerbit buku mempunyai bangunan sendiri yang terintregasi satu dengan lainnya dan tersedia banyak fasilitas seperti kafe, minimarket, ruang baca, dan beberapa galeri seni serta museum. Saya sendiri baru pertama kali datang di Paju Book City untuk acara Paju Booksori 2014. 

Paju Booksori 2014 diadakan dari tanggal 3-12 Oktober 2014 dimana setiap harinya mempunyai jadwal acara yang berbeda beda. Mulai dari seminar, story telling, book fair, bazar, konser musik, dan masih banyak acara lain. Kawasan acara yang terbilang luas, dan terpisah pisah, maka sebelum berkeliling dikawasan ini untuk membawa guide map yang sudah disediakan oleh panitia.

Aneka stand
Banyak stand yang menjual beberapa souvenir, dan menyediakan program menarik yang bisa diikuti oleh anak anak. Setiap percetakan menjual koleksinya bukunya dengan harga menarik khusus saat acara berlangsung. Berdirinya stand tersebar di beberapa kawasan, sehingga saat berkunjung ke festival ini diharapkan berkeliling sembari menikmati bangunan unik setiap percetakan buku. 

Bazar Buku
Food Court

 Sunday Market
Saya datang hari minggu (5 Oktober), jadi ada beberapa event unik seperti sunday market. Market tersebut menjual beberapa souvenir, makanan, baju dan beberapa barang lainnya dengan harga yang terjangkau. Pengunjungpun didominasi oleh para keluarga yang membawa serta anaknya. Terlihat banyak anak anak yang antusias mengikuti beberapa kegiatan, memilih milih buku, membaca buku sembari duduk dan menikmati festival dengan menggunakan mobil khusus untuk megelilingi kawasan Paju Book City.

Setelah saya melihat buku program Paju Booksori 2014 ada beberapa event  yang diisi oleh orang Indonesia, khususnya event story telling. Acara seminar diisi oleh pengarang buku dari luar Korea dan pengarang buku orang Korea. 

Beberapa exhibiton memajang koleksi buku yang ditata sangat indah dengan susunan rak buku yang tinggi menjulang. Pengunjung juga bisa membaca dan disediakan tempat baca yang nyaman. Sembari membaca buku pengunjung bisa menikmati minuman yang bisa dipesan di kafe dalam ruangan tersebut.




Exhibition tersebut memajang beberapa koleksi yang berkaitan dengan buku. Pajangan buku terbesar dan terkecil dipajang di ruangan tersebut, dan karena ini di Korea beberapa penjelasan menggunakan bahasa Korea dan ada beberapa yang menggunakan bahasa Inggris.


Puas melihat beberapa koleksi seni yang berkaitan dengan buku, saya melanjutkan perjalanan ke sebuah tempat yang ramai dan menjadi favorit pengunjung. Bazar buku  dari salah satu toko buku terbesar yang ada di Korea, yang menjual berbagai macam buku dengan harga diskon.

Thanks Book Festa
Ditempat tersebutlah saya membeli beberapa buku dengan harga diskon. Buku yang saya beli merupakan buku berbahasa Inggris karena kemampuan bahasa Korea saya masih lemah. Ramainya pengunjung, membuat panitia mengatur jumlah orang yang masuk ketempat ini untuk menjaga kenyamanan dalam berbelanja buku dan beberapa barang lainnya. Jika kamu memang pecinta buku, Paju Booksori 2014 sangatlah cocok untuk kamu datangi dan bersiaplah belanja buku dengan harga diskon.

Informasi tentang Paju Booksori 2014 : http://www.pajubooksori.org/
Informasi tentang Paju Book City : http://www.pajubookcity.org/
Petunjuk menggunakan transportasi umum ke acara, naik subway  line 2/6 turun di Hapjeong station exit 2 dilanjut naik bus nomor 2200 turun di halte Paju culpan dosi (파주 출판 도시). Perjalanan bus kurang lebih tigapuluh menit.

Tuesday, 2 September 2014

One Indonesia Day 2014


Banyak acara rutin yang diadakan oleh WNI yang tinggal di Korea, salah satunya One Indonesia Day (OID). Acara OID rutin diadakan setiap tahun, dimana acara tersebut menampilkan beberapa kesenian Indonesia. Selain kesenian tradisional, acara tersebut dimeriahkan beberapa penampilan para WNI yang ada di Korea, dan mendatangkan bintang tamu dari Indonesia. Tema OID tahun 2014 adalah Dahsyatnya Indonesia.

Tahun lalu mendatangkan group tari, dan sekarang mendatangkan artis ibukota yaitu Bondan Prakoso, Kikan, Cintya Lamusu dan suami. OID diselenggarakan oleh ICC (Indonesia Community in Korea) dengan membentuk kepanitiaan dan tentunya bantuan beberapa sponsor. OID sendiri berlangsung di Ansan, dimana kota tersebut merupakan markasnya para TKI yang ada di Korea.

Stage OID 2014
Acara semacam ini dimanfaatkan oleh para TKI yang ada di Korea untuk bertemu dengan beberapa teman yang jauh. Selain sebagai ajang silaturahmi WNI di Korea OID juga di ramaikan dengan banyaknya stand yang menjual berbagai macam makanan Indonesia. Bakso, soto, mie ayam, rendang, nasi kuning, nasi uduk, bakwan dan masih banyak makanan lain yang dijual di acara ini. 

The best Satnd OID 2014
Berbagai stand diisi oleh beberapa paguyuban daerah yang ada di Korea dan sponsor. Barang jualannyapun sangat beragam mulai dari makanan, baju, kaos distro, pernak pernik kerajinan daerah. OID itu bagaikan pasar dadakan yang berpindah dari Indonesia ke Korea. Ramai, meriah dan yang jelas menghibur.

Pawai Budaya Indonesia OID 2014
OID 2014 mengundang beberapa pihak seperti Dubes RI untuk Korea, walikota Ansan dan beberapa tamu undangan. Jadi berasa penting banget datang ke acara semacam ini karena selain bisa ketemu banyak teman, saya sendiri bisa menikmati keindahan tempat berlangsungnya OID 2014. Acara OID diselenggarakan di taman yang super luas dan terdapat danau dengan air mancur yang menjulang tinggi. 

Ansan Hosu Gongwon 
Forest in the City *_*
OID 2014 tidak hanya hiburan semata, tetapi juga melakukan penggalangan dana dan lelang barang dari para artis untuk membantu warga Palestina khususnya Gaza. Dana yang terkumpul akan disumbangkan untuk rakyat Palestina yang mengalami konflik dan gencatan senjata tiada henti.

OID 2014 membuat beberapa orang lokal yang ada di taman tertarik untuk melihat, dan bahkan ada yang jajan makanan Indonesia. Sehari itu berasa Ansan milik Indonesia karena selepas acara jalanan di penuhi oleh para WNI yang berjalan menuju stasiun subway terdekat. 

Harapan saya untuk bisa mendapatkan hadiah doorprize tiket PP Seoul-Jakarta di OID 2014 pupus sudah karena saat pengumuman nama saya tak kunjung di panggil. Tetapi yang jelas terima kasih buat seluruh panitia dan berbagai pihak yang sudah menyelenggarakan OID 2014. 

Sisi Lain OID 2014
Sampah sehabis acara masih tetap berserakan di depan panggung walaupun dari panitia sudah memberikan himbauan untuk tidak nyampah. Wahai pembuang sampah segeralah sadar dan buang sampahmu pada tempatnya. Mungkin dari panitia harus berpesan sebelum pergi pungutlah sampah di bawahmu, seperti halnya pramuka jaman saya dulu yang disuruh baris rapi dan ternyata hanya disuruh mengambil sampah yang ada di area tempat kita berdiri. 


Friday, 22 August 2014

Gangwon Shuttle Bus


Gangwon-do adalah salah satu provinsi yang ada di Korea, beberapa daerahnya ada yang berbatasan langsung dengan Korea Utara. Gangwon-do merupakan provinsi yang mempunyai keindahan alam dan merupakan kawasan yang dikenal dengan salju abadi di Korea. Gangwon-do mempunyai universitas dengan nama Gangwon University yang sudah menjalin kerjasama dengan salah satu universitas di Indonesia dan beberapa mahasiswa dari Indonesia sudah merasakan exchange students di kampus tersebut.

Keindahan alam yang mempesona itu bisa dinikmati oleh semua wisatawan yang berkunjung ke Korea dengan cara menggunakan fasilitas shuttle bus yang sudah disediakan oleh pariwisata Gangwon-do. Gangwon Shuttle bus merupakan bus yang mengantar wisatawan atau orang asing yang tinggal di Korea ke beberapa tempat atau festival yang ada dengan terlebih dahulu memesan kursi yang ada di situs pemesanan.

Adapun websitenya bisa lihat di http://gogogangwon.com/en/ dimana wisatawan bisa melihat jadwal pemberangkatan dan beberapa rute tujuan shuttle bus tersebut. Beberapa informasi mengenai aturan menggunakan shuttle bus juga dijelaskan secara jelas di website tersebut. Jika ingin memesan kursi bus cuma dikenakan biaya 5.000 won untuk roundtrip, pembayaran bisa menggunakan kartu kredit, transfer bank account ataupun bayar ditempat. Sangat terjangkau karena apabila menggunakan bus umum untuk menuju beberapa tempat wisata atau festival yang ada di Gangwon biayanya lebih mahal.

Tampilan Website Gangwon Shuttle Bus
Pemesanan kursi bus bisa dilakukan setelah terlebih dahulu log in di website tersebut, maka sebelum memesan kursi bus terlebih dahulu untuk sign up. Isian data saat sign up juga sangat mudah dan hanya mengisi data diri, dan setiap pemesan bisa mengajak satu teman saat memesan kursi bus. Setelah log in maka bisa langsung memesan dan data diri akan otomatis terisi dan tinggal memilih beberapa data tambahan. Setelah memesan nantinya akan mendapat email balasan dan selanjutnya akan mendapat tiket melalui email dan tinggal dicetak ataupun ditunjukkan saat boarding bus dengan membawa paspor asli.

Saya sendiri sudah dua kali menggunakan shuttle bus ini untuk menuju ke Seoraksan (Seorak Mountain) dan Gyeongpo beach. Bus ini memang mempunyai jadwal yang lengkap untuk menuju ke beberapa festival, dan pada saat pergi ke Seoraksan dan Gyeongpo Beach mungkin itu sebagai jadwal tambahan di sela-sela jadwal festival yang kosong. 

Pengalaman menggunakan bus ini sangat nyaman, karena petugas shuttle bus cukup  jelas dalam menjelaskan mengenai beberapa hal yang terkait dengan tour saat itu dengan bahasa Inggris dan Korea. Saya sendiri memilih jadwal berangkat-pergi dalam satu hari dan memilih tidak menginap di tempat tujuan. Bus berangkat pagi dari Seoul dan balik sore hari dan biasanya sampai Seoul lagi saat malam sekitar jam delapan. 

Jadwal shuttle bus sampai dengan Januari 2015 dan pada saat winter mengantarkan wisatawan ke beberapa tempat bermain salju, ski dan festival winter yang ada dibeberapa kota di provisi Gangwon-do. Sebaiknya pemesanan kursi bus dilakukan jauh jauh karena jadwal bus sudah terjadwal dengan baik. Bisa saja melakukan pembelian on site namun itu tidak menjamin ketersedian kursi bus karena beberapa tempat dan festival favorit biasanya full booked.

Me in action ^_^
Nikmati pesona alam dan festival di Gangwon-do dengan Gangwon shuttle bus yang nyaman dan biaya yang sangat terjangkau. Sangat rekomendasi buat budget traveller  yang ingin menjelajah beberapa kota dan tempat di Korea selain Seoul dengan biaya yang terjangkau dengan pemandu bus yang sangat informatif. Informasi tentang provinsi Gangwon dan tourism nya bisa lihat di http://www.provin.gangwon.kr/gw/eng


Sunday, 20 July 2014

R16 Korea World Final 2014


Saya tidak bisa nge-dance itulah salah satu kalimat pertama yang pas untuk memulai cerita tentang R16 Korea World Final 2014. Event tersebut adalah event kompetisi B-Boy setiap tahun yang diadakan oleh Korea Tourism Organization (KTO). Kompetisi B-Boy merupakan kompetisi dance yang dibagi menjadi beberapa kategori baik itu solo ataupun group. Menurut saya B-Boy itu dance anak muda sangat energik dan atraktif.

Kompetisi dimulai jam enam sore tetapi penonton baru bisa masuk jam lima sore, sebelum masuk penonton bisa menikmati penampilan beberapa B-boy yang menampilkan aksinya di tempat yang sudah disediakan. Beberapa stand yang menjual beberapa barang tentang R16 juga tersedia mulai dari kaos, topi dan beberapa souvenir lainnya.

Aneka Stand souvenir R16 Korea
Selain stand yang menjual beberapa barang, beberapa stand juga menyediakan permainan kecil untuk para penonton. Beberapa photo zone tersebar di area depan olympic hall sehingga para penonton dapat mengabadikan R16 Korea dengan berfoto. Saya sendiri dengan beberapa teman ikut berfoto di lokasi photo zone yang terlihat menarik.

Me and my friend in action
R16 Korea World Final 2014 diadakan selama dua hari, tanggal 5-6 Juli 2014 di Olympic Hall Seoul. Tahun ini adalah kali kedua saya bisa nonton kompetisi R16 Korea. R16 Korea World Final 2014 diikuti oleh beberapa negara seperti Korea, China, Jepang, Taiwan, USA, Australia, Rusia dan beberapa negara lainnya. Hari pertama kompetisi diawali dengan B-boy Solo Battle dan hari kedua B-Boy Crew Battle.

Stage competition
Walaupun dua kali nonton saya tidak begitu paham dengan metode penjurian, tapi yang jelas ada banyak aspek. Aspek tersebut dikelompokan menjadi beberapa kategori seperti musikalitas, kreatifitas dan kesulitan dari gerakan dance tersebut.

B-Boy in action
Jika ada yang berminat dengan R16 Korea tahun 2015 bisa direncakan sedari awal, karena biasanya ada beberapa paket tour yang mengkhususkan untuk melihat kompetisi ini. Hari pertama saya tidak sampai selesai kompetisi, jadi tidak tahu siapa pemenangnya untuk kategori solo. Pada hari kedua dimana Crew Batlle berlangsung dan lebih meriah dibanding hari pertama saya bisa melihat kompetisi ini sampai penentuan juara. Setelah melakukan proses kompetisi yang sangat menarik, seru dengan banyak gerakan unik antar B-boy terpilih lah sebagai juara R16 Korea World Final 2014 dari Korea yaitu Gamblers Crew.

Gamblers Crew (Winner B-Boy Crew)
Kompetisi ini selain menampilkan berbagai kompetisi dari beberapa B-boy crew dan solo, terdapat juga penampilan dari bintang tamu yang berasal dari Korea ataupun luar Korea. Selain bintang tamu yang masih berhubungan dengan B-Boy juga ada penampilan musik R&B yang super keren, dan nama artisnya saya lupa. Tahun 2013 menampilkan Jay Park sebagai bintang tamu utama, dan beberapa artis lainnya. Tetapi untuk tahun 2014 dalam list memang ada Jay Park, namun karena hari sudah malam saya tidak sampai pada perform bintang tamu.

R16 Korea World Final 2014 merupakan kompetisi B-Boy terbesar di Korea yang super keren untuk dilihat. Penampilan B-Boy dengan iringan musik DJ menjadikan kompetisi ini tidak membosankan dan sangat menghibur. Sampai jumpa tahun depan di R16 Korea World Final 2015.


Friday, 27 June 2014

Nebak Juara Piala Dunia Bareng Vaselin Men Menangkan Hadiah XBox 360


Gelaran piala dunia masih berlangsung dan masih menyisakan banyak laga pertandingan dari beberapa negara yang ikut berpartisipasi. Orang yang suka nonton bola tentunya akan sangat senang dan menjadi seru acara nonton bolanya, jika tim jagoannya menang dan bahkan menjadi juara.

Vaselin Men mengajak semua pecinta bola untuk menebak siapa jawara piala dunia tahun 2014 di Brasil. Hadiahnya 5 XBox 360 untuk lima orang pemenang, dan berkesempatan nonton bareng piala dunia di stadion Lebak Bulus bareng NOAH. Dijamin makin seru nonton bolanya jika dengan layar 200 meter persegi dan tambahan  hiburan dari NOAH yang super keren.

Caranya mudah agar bisa ganteng maksimal dengan Vaselin Men dan dapat XBox 360, berikut langkah gampangnya untuk menangin Xbox.


Jadi itu adalah cara agar kesempatan bisa menangin XBox yang super keren. Seru seruan nonton piala dunia di Brasil akan menjadi semakin keren dengan tambahan hadiah XBox dari Vaselin Men. Langkah jelasnya biar tidak bingung bisa ikuti cara ini 

Buka link website  Ganteng Maksimal dari Vaselin Men. Setelah dibuka akan muncul tampilan website seperti gambar


Klik ikutan sekarang agar kamu bisa menangin XBox dari Vaselin Men, dan setelah itu akan ada             tampilan untuk log in atau bisa lengkapi data diri kalian. Agar lebih mudah log in saja dengan account sosial media yang kamu punya bisa facebook atau tweeter.


Setelah melengkapi data diri ataupun log in dengan account sosial media, selanjutnya ada beberapa langkah dan ketentuan untuk bisa menangin XBox dengan menebak siapa juara piala dunia di Brasil 2014. Perhatikan ketentuannya agar langkahmu untuk mendapatkan XBox semakin besar. 

Biar poin semakin banyak tentunya dengan cara melakukan pembelian produk Vaselin Men yang kamu pakai di indomart atau alfamart. Bisa Vaselin Men body lotion atau Vaselin Men face wash tentunya biar makin ganteng maksimal dengan produk dari Vaselin Men.  

Pembelian yang dilakukan di Indomart atau Alfamart akan mendapatkan IKupon berupa kode unik yang ada dibagian bawah struk belanja, dan kalian submit agar poin semakin banyak, kesempatan mendapatkan XBox semakin besar. 

Beli sebanyak banyaknya Vaselin Men yang kamu pakai dan segara masukan IKupon agar poin semakin besar. Satu kali submit IKupon mendapatkan poin 1000 yang nantinya akan dijadikan akumulasi untuk memenangkan XBox 360. Tebarkan pesona ganteng maksimalmu berkat Vaselin Men agar semakin seru di gelaran piala dunia Brasil 2014.