Laman

Tuesday, 24 September 2013

Working Holiday di Korea Part 1

Entah kenapa saya ingin sekali menulis tentang diri saya kenapa bisa sampai ke Korea untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Untuk selanjutnya sebagai penghibur diri, saya beri nama Working Holiday di Korea.  Banyak diantara teman yang bertanya kenapa bisa sampai ke luar negeri. Ada banyak pertanyaan yang mereka tanyakan tentang keberadaan saya di Korea. Tentunya amat sangat beragam tetapi secara keseluruhan kalau digabungkan tidak jauh berbeda inti dari pertanyaan yang mereka tanyakan. Kalau sesuai dengan pelajaran tentunya pertanyaan mereka 5W1H. Tujuan saya menulis ini adalah untuk sedikit berbagi cerita dengan teman yang mau membaca. Kalaupun tidak mau membaca itu urusan masing masing. Terkadang pada saat komunikasi via facebook itulah mereka akan bertanya tentang saya. 

Ini sebenarnya bukan negara tujuan saya, karena saya ingin sekali berkunjung ke negeri kanguru atau Australia entah itu untuk sekedar jalan jalan ataupun tujuan yang lain. Saya mempunyai keinginan yang besar supaya bisa ke negara itu. Sampai sampai saya pernah disuatu sesi wawancara kerja saya mengungkapan hal ini dengan amat percaya diri kepada pewancara. Jawaban saya yang mungkin agak nyeleneh ini berbuntut panjang dengan semakin ditanya detailnya mengapa saya mempunyai keinginan saya ini. Keinginan yang besar ini saya rasa kurang ditunjang bahasa Inggris saya yang amat sangat kacau, maka mulai saat ini saya akan memperbaiki satu factor ini yang akan menghambat keinginan saya. Daripada ngelanturnya terlalu panjang disimak ya cerita singkatnya. 

Sejarah saya bisa ke Korea
Tadinya niatan saya hanya ingin kursus bahasa Korea untuk keperluan melamar pekerjaan di salah satu perusahaan di Jabotabek yang mengutamakan bisa berbahasa Korea. Setelah mencari tempat kursus didaerah saya tinggal barulah saya bertanya tanya tentang kursus bahasa. Cerita singkatnya saya dianjurkan oleh yang punya kursus untuk ikut mendaftar kerja di Korea. Lebih singkat nya lagi akhirnya saya mengiyakan hal itu. Setelah sekian bulan menunggu dan mengkuti prosedur yang ada maka saya akhirnya bisa bekerja di Korea.

Kerja apa di Korea
Jadi karyawan produksi di pabrik pengolahan tembaga. Kerjaan saya yang sering adalah memotong tembaga yang sudah diolah menjadi berbagai ukuran dengan panjang yang berbeda beda. Sebagai gambaran tembaga diolah menjadi ukuran dari puluhan millimeter hingga puluhan centimeter dengan panjang satu meter dan lebih dengan berbagai bentuk mulai dari bulat,persegi, segienam dan lainnya. Produknya juga sebagian diekspor ke Indonesia.

Dimana
Pabrik tempat kerja
Tempat saya bekerja di kota kecil khususnya Pocheon di provinsi Gyonggi-do. Jarak dari Seoul kurang lebih satu setengah jam perjalanan menggunakan bus. Kalaupun menggunakan kereta tidak jauh berbeda. Tempat saya tinggal dan bekerja masih berada di satu blok dengan pabrik. Asrama saya hanya berjarak sekian meter dengan pabrik tempat saya bekerja.  

Berapa Gajinya
Awal saya bekerja gaji pokok  saya sebesar  906.000 won, di tambah uang lembur dan di potong untuk asuransi dan segala macam kurang lebih 120.000 won perbulan. Untuk sekarang gaji pokok yang saya terima sebesar 975.000. Jika saya sering lembur dan sabtu masuk gaji yang saya terima akan lebih banyak. Jadi besar kecil gaji ditentukan oleh banyaknya lembur. Tempat saya bekerja cukup santai untuk ukuran pabrik di Korea jadi sabtu sering libur. Mengenai besar atau kecil menurut saya itu relative karena tiap individu mempunyai ukuran masing masing. Kenapa saya menuliskan gaji saya karena sebagian orang beranggapan bahwa bekerja di luar negeri pasti gajinya besar. Daripada yang menanyakan gaji penasaran maka saya tuliskan rinciannya tentang gaji saya. Lembur regular biasanya dua jam perhari jadi kalau saya lembur sehari saya bekerja 10 jam, dan itu bagi saya cukup capek/ lelah.

Pinter bahasa Korea atau Inggris
Sampai sekarang bahasa Korea saya masih kacau. Bahasa Inggris saya  juga sama kacaunya dengan bahasa Korea. Lantas bagaimana dengan komunikasi pada saat kerja, tentunya dengan menggunakan bahasa yang sangat terbatas. Di tempat saya bekerja suara mesin sangat keras, pekerja juga menggunakan penutup telinga biar tidak bising. Pekerjaan yang kami lakukan tidak banyak menggunakan komunikasi hanya banyak menggunakan tenaga. Jadi setelah kami diberi tahu arahan tentang pekerjaan yang kami lakukan maka selanjutnya tinggal kerja saja. Komunikasi juga waktunya tertentu dan terbatas. Bahasa tarzan lah pembantu komunikasi kita pada saat mentok dengan arahan atau penjelasan. Menggunakan bahasa Inggris sebagian orang orang pabrik juga tidak tahu, harap maklum karena sudah bapak atau ibu ibu.

Fasilitas yang didapat

Asrama sudah disediakan dari pihak pabrik yang jaraknya hanya beberapa meter dari pabrik tempat bekerja. Makan tiga kali sehari kecuali hari libur. Tentunya dengan menu makanan Korea yang beraneka ragam dan rasanya aneh. Selain itu harus pilih pilih mana yang bisa dimakan (Hallal) atau tidak. Keperluan mandi disediakan beserta mesin cuci dan sabunnya.

BERSAMBUNG....

Tabligh Akbar di Incheon

Liburan panjang biasanya dimanfaatkan oleh WNI yang tinggal di Korea untuk berbagai macam kegiatan. Sebagai contoh libur panjang bulan September tahun ini merupakan libur untuk hari raya Chusok. Hari raya Chusok  bisa di artikan Thanks Giving Day. Jumlah lama libur tiap perusahaan ataupun instansi berbeda beda. Yang Jelas dalam kalender nasional Korea ditetapkan tiga hari sebagai jatah libur chusok. Tempat saya bekerja memberikan libur sampai lima hari karena digabung dengan hari sabtu dan minggu. 

Sebagian besar WNI yang tinggal di Korea adalah TKI maka kesempatan libur panjang ini banyak di manfaatkan untuk jalan jalan, silaturahmi dengan sesama teman atau saudara yang ada di Korea. Bagi pengurus komunitas atau masjid dan musholla ini adalah saat yang tepat untuk mengadakan berbagai event besar. Contohnya  KMI (Komunitas Muslim Indonesia) mengadakan tabligh akbar yang mengundang ustad dari tanah air. Acara tabligh akbar ini rutin diadakan setiap setahun sekali. Untuk tahun  ini mengundang ustad Ahmad Al Habsy.



Rangkaian  acara tabligh akbar diadakan di dua kota yaitu Yangsan dan Incheon. Saya sendiri  mengagendakan acara tablig akbar di Incheon dalam acara libur panjang saya. Acara berlangsung di hari Jumat tanggal 20 September 2013 sekaligus sholat Jumat bersama.  Tidak seperti biasanya kalau saya kemana mana sendirian untuk liburan kali ini saya bareng teman dan saudara dari kampung. Jadi untuk sesi foto dan narsis nya terlampiaskan dengan sempurna heheheheh…

Acara seperti ginian merupakan moment penting untuk bertemu dengan berbagai teman dari segala penjuru daerah. Maka tidak heran banyak dari teman teman yang hadir. Selain untuk mendengarkan ceramah dari ustad yang kondang juga sebagai sarana silaturahmi dan reuni. Saya sendiri bisa bertemu lagi dengan kakak angkatan lain fakultas pada saat masih belajar. Bertemu dengan teman satu daerah, dan teman teman lainnya. Acaranya diisi dengan sosialisasi pemilu 2014, hiburan dan tentunya kesenian Reog Ponorogo yang menjadi  favorit pemirsa. 

Tiba acara inti yang dinanti yaitu ceramah dari ustad Ahmad Al Habsyi. Ustad kondang ini sangat membuat para hadirin bersemangat untuk mendengarkannnya. Gaya penyampain ceramah yang anak muda menjadikan hadirin terhibur sekaligus bisa menyerap inti dari ceramah  sang ustad.  Saya bisa  mengambil inti dari ceramah sang ustad yang begitu mengena ke hati saya. Kenapa harus berburu syurga yang jauh sedangkan di rumah itu ada pintu syurga. Ceramah ustad lebih menitikberatkan pada bagaimana posisi anak untuk bisa berbakti kepada orangtua. 

Simple tema tapi terkadang membuat saya pribadi lupa akan itu. Karena orang tua itu adalah jalan kesuksesan di dunia dan akherat maka mulyakanlah orang tua selagi hidup. Ceramah ustad diakhiri dengan doa penutup serta muhasabah untuk terus senantiasa memulyakan orang tua membuat para hadirin dibuat terharu dan bahkan ada yang menangis. Hari yang begitu berkesan bagi saya karena bisa mendapatkan banyak ilmu dan bertemu dengan berbagai teman. Selain itu juga bisa membeli buku sang ustad sebagai kenang kenangan sekaligus sebagai bahan ilmu untuk terus senantiasa belajar. Sampai jumpa untuk tabligh akbar tahun depan dan sukses selalu buat KMI, seluruh pendukung acara untuk event event besar lainnya.



Thursday, 5 September 2013

Jenny Juno

Belajar dari film agaknya memang lebih gampang dan mudah dimengerti. Itulah yang saya rasakan setelah menonton film  Korea berjudul Jenny dan Juno. Film ini dirilis tahun 2005,  film lama yang baru saya tonton dan itupun gegara di beri link youtube oleh satu teman. Filmnya mempunyai cerita yang sangat umum terjadi di masyarakat. Tetapi yang menarik dari film ini adalah alur cerita dan ada beberapa hal yang  bisa saya ambil pelajaran.

Film ini bercerita tentang remaja muda pelajar SMP yang berpacaran dan akhirnya hamil. Cerita ini sudah tidak asing bagi telinga kita. Hamil di luar nikah itulah bahasa gampang yang diucapkan oleh sebagian masyarakat. Film ini tidak menontonkan adegan seronok karena film ini kalau saya lihat sangat cocok untuk remaja. Remaja awal yang masih buta akan seks dan baru belajar tentang cinta.

Film ini selain lucu, romantis tetapi mempunyai nilai edukasi yang baik buat remaja. Kelucuan film ini dapat dilihat dari tingkah laku Jenny dan Juno yang menutupi kehamilan dari keluarga dan teman temanya. Romantisnya  film ini adalah bagaimana sigapnya Juno sebagai calon bapak  dan calon istri dalam memperlakukan Jenny.

Kalau saya melihat banyak banget adegan adegan romantis antara Juno dan Jenny. Memang semua disinilah nilai jual film atau drama Korea. Jadi tidak mengherankan lagi banyak penggemar drama Korea khususnya kaum hawa. Saya sebenarnya tidak begitu suka drama Korea karena alasan durasi yang panjang. Semenjak tinggal di Korea saya berpikir dengan melihat film akan sedikit membantu bahasa Korea saya yang masih sangat kacau.

Lanjut kecerita Jenny dan Juno, setelah sekian bulan menutupi kehamilan akhirnya keluargapun tahu tentang hamilnya Jenny. Setelah keluarga tahu Juno dengan sangat berani menghadap ke ibu nya Jenny untuk mengakui perbuatannya. Disinilah saya bisa belajar bagaimana kita harus berani mengakui kesalahan yang sudah kita perbuat dan berani bertanggung jawab. Bukan lari dari masalah ataupun kabur.

Dari cerita film memang keluarga kedua belah pihak pasti mempunyai solusi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Dari solusi itu tidaklah didapat untuk menggugurkan kandungan seperti biasanya yang terjadi dimasyarakat. Dan dari awalpun Jenny Dan Juno berniat untuk membesarkan anak setelah melihat video tentang aborsi. Jadi pertanyaan besar bagi saya kenapa di masyarakat sekitar saya terjadi aborsi dimana hal itu amat sangat dilarang oleh agama. Film ini tidak mengkaitkan agama dalam ceritanya. Jadi sungguh bijak dalam menyelesaikan masalah walaupun tidak ada pemikiran tentang larangan agama. Jadi bagi kita yang beragama harusnya lebih bijak lagi karena masih ada pedemon dan tuntunan dalam agama.

Akhir cerita ini memang sangat mengembirakan dimana akhirnya sang bayi lahir dan dibesarkan oleh orang tua yang masih lanjut sekolah dan tetap mempunyai cita cita yang tinggi. Kedua belah pihak orangtua juga akhirnya bisa menerima dengan keadaan. Cerita film ini tidak menontonkan teman teman yang mengucilkan teman. Justru sebaliknya dimana teman mereka sangat bahagia dan mendukung dengan Jenny dan Juno. Lagi lagi berbeda kondisi dengan yang terjadi  dilingkungan sekitar yang justru menyudutkan korban.

Hanya film memang tapi saya bisa belajar banyak hal disini selain romantis, lucu dan cukup menghibur dikala istirahat setelah capek kerja seharian. Membuka mata saya yang  agar lebih bijak dalam melihat suatu masalah. Penasaran dengan filmnya buruan tonton di youtube  dan ini linknya http://www.youtube.com/watch?v=AGJO0Djp_CMj

Monday, 2 September 2013

Korea In Motion (KOINMO) Festival 2013

Stage
Festival yang satu ini unik karena bentuk festival nya adalah dengan memberikan diskon concert untuk menyaksikan berbagai jenis Korean performance. Festival diadakan oleh KNTO (Korea National Tourism Organization) dari tahun 2006 sampai sekarang. Tujuannya tentu untuk menarik wisatawan atau foreign tourist agar bisa menyaksikan berbagai macam performance yang ada di Korea.

Adapun contoh performance seperti drumcat, jump, miso, nanta, drawing show, fanta stick dan masih banyak lainnya. Bentuk performance nya mulai dari music, tarian ataupun berbagai kebudayaan Korea yang dikemas secara modern. Info lebih jelasnya bisa kunjungi langsung situsnya di http://koreainmotion.com/eng/

KOINMO diselenggarakan selama empat minggu di bulan September tahun 2013. Banyak penawaran diskon yang menarik untuk menyaksikan berbagai performance. Sehingga untuk para wisatawan kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik karena akan menghemat pengeluaran.

Tempat registrasi ticket
Saya sendiri berkesempatan untuk hadir di acara Opening Ceremony KOINMO 2013. Waktunya 31 Agustus 2013 jam enam sore bertempat di Cheonggye Plaza. Pembukaan festival diisi dengan penampilan dari Sachoom dan Drumcat. Bintang tamu special sekaligus Ambassador KOINMO 2013 yaitu MBLAQ. Sangat tidak mengherankan sekali manakala saya datang sudah banyak penonton yang sudah setia menunggu.

Tempat acara diadakan secara terbuka, dan yang menjadi musibah sekaligus pengacau acara adalah datang hujan yang tak diundang pada saat berlangsung acara. Hujan yang turun tidak menghalangi dan membuat surut penggemar MBLAQ untuk menonton. Setelah hujan rintik rintik dengan sigap penonton membuka payung masing masing. Ada beberapa tamu yang tidak membawa payung seperti saya, sehingga dari panitia memberikan mantel plastic untuk para pengunjung yang tidak membawa payung.

Memang sedikit kacau menurut saya acara nya setelah hujan turun. Penampilan dari pengisi acarapun tidak maksimal karena seringkali terpeleset di panggung. Entah karena ada pawang hujan atau apa saya kurang tahu, pada saat bintang tamu utama akan tampil yaitu MBLAQ hujan pun reda. Kebetulan atau memang hujan nya kasihan ke MBLAQ itulah asumsi saya. Kondisi ini membuat penonton semakin ramai. Jangan tanya MBLAQ itu siapa karena saya sendiri kurang tahu tentang group K-POP ini. Yang jelas sudah cukup terkenal itu saja menurut saya.


Membawakan beberapa lagu membuat para fans khususnya para wanita teriak teriak lebay histeris gitu menurut saya. Kalau saya sih cukup duduk saja karena saya tidak tahu lagunya juga heheheheh. Yang jelas acara opening KOINMO 2013 sangat menarik.

Selain penampilan berbagai bintang tamu juga banyak hadiah yang diberikan kepada tamu undangan dengan berbagai kuis yang menarik. Dan lagi lagi karena tampang saya kurang hocky maka tidak heran lagi kalau saya tidak mendapatkan hadiah hehehehehe. Jadi bagi teman teman yang berkunjung ke Korea pada bulan September bisa diagendakan untuk menyaksikan berbagai performance yang ada dengan tiket diskon yang lebih murah dari harga biasanya. Bagi yang sudah di Korea buruan manfaatkan kesempatannya agar hemat jalan jalanya.