Laman

Friday, 31 May 2013

BnBHero Best Choiche For Your Accommodation in Korea



Liburan saat ini menjadi hal wajib untuk semua orang. Liburan sebagai sarana yang baik untuk menghilangkan kepenatan dalam pekerjaan, sekolah ataupun rutinitas sehari hari. Trend liburanpun sekarang ini tidak hanya di dalam negeri saja bahkan sekarang ini liburan ke luar negeri sudah mulai menjadi gaya hidup. Banyaknya pilihan maskapai murah membuat orang orang merencanakan ke luar negeri. Selain maskapai murah juga sekarang ini banyak pilihan akomodasi yang murah yang ditawarkan oleh online reservasi accommodation. Jika anda mempunyai rencana liburan ke negeri ginseng yang sekarang ini lagi booming dengan K-Pop, BnBHero adalah pilihan yang tepat untuk memilih akomodasi di Korea Selatan.

Pengalaman saya dengan BnBHero adalah pada saat trip ke Seongju. Pengalaman sehari ngetrip bareng BnBHero sangat mengesankan karena pelayanan yang begitu memuaskan dan berkesan. Pelayanan yang ramah dan guide yang sangat baik dengan para travelers membuat kepuasan tersendiri. Travelers juga bisa bergabung di facebook BnBHero di https://www.facebook.com/BnBHeroWorld atau bisa follow di blognya www.bnbheroblog.com

BnBHero adalah salah situs pemesanan online akomodasi di Korea. BnBHero sangat cocok untuk traveler asing yang ingin memilih akomodasi yang unik di Korea. Banyak pilihan mulai dari hotel, apartemen, hanoks (rumah tradisional Korea) stay, bahkan guest house. BnBHero merupakan house sharing nomor satu di Korea.

Traveler bisa memilih beragam kamar atau bed dengan pilihan harga yang sangat beragam yang bisa disesuaikan dengan keinginan travelers. Selain itu traveler juga bisa memilih untuk tinggal disalah satu rumah orang Korea yang menjadi host sehingga memberikan pengalaman yang unik saat wisata ke Korea.

Selain itu juga travelers juga bisa memilih lokasi sesuai dengan yang diinginkan. Di Seoul travelers bisa memilih daerah Itaewon, Hongdae, Dongdaemun Market, Myeongdong atau daerah lainnnya yang dinginkan oleh travelers sesuai dengan lokasi jalan jalan yang diinginkan. Untuk destinasi yang popular lainnya di Korea juga tersedia seperti Busan, Jeju, Daegu, Gwangju dan Yeosu.

Untuk mencari room di BnBHero sangat mudah karena menggunakan beragam bahasa dan system yang mudah digunakan. Reservasi hanya dengan menggunakan kartu kredit. Selaian menyediakan pilihan akomodasi BnBHero juga menyediakan pilihan paket tour di berbagai wilayah di Korea. Jadi untuk para travelers yang ingin berkunjung ke Korea pesan bed atau roomnya di www.bnbhero.com saja. BnBHero smart, unique & local stay.





Tuesday, 28 May 2013

Agricultural Museum



Menurut saya Korea Selatan bukanlah negara agraria yang sebagian besar penduduknya sebagai petani. Dilihat dari kondisi alampun tidak subur seperti Indonesia. Kalau saya melihat kondisi tanah malah cenderung tanah kapur. Untuk komoditas buah buahan sebagian ada yang diimpor dari negara lain seperti Thailand dan Philipina. Tetapi walaupun dengan kondisi tersebut tidak membuat masyarakatnya tidak mengenal bercocok tanam ataupun berkebun atau bahkan bertani.

Untuk sedikit mengetahui tentang pertanian di Korea saya pernah mengunjungi Agricultural Museum yang isinya seputar tentang pertanian dan produk pertanian di Korea. Museum ini termasuk dalam daftar destininasi Seoul City Tour Bus. Berkunjung ke museum ini gratis. Untuk mengenai detailnya saya copykan dari situs visit korea.

The Agricultural Museum first opened in 1987 and, after going through renovations, was reopened in July, 2005. The museum has three exhibition halls: the Agricultural History Hall, the Agricultural Community Hall, and the Agriculture Promotion Hall. In the museum, there are 2,000 artifacts on display and replicas of paddy fields, traditional homes, and marketplaces of agricultural societies. Through its variety of learning tools, the museums hopes visitors can gain a better understanding of what life was like for farmers in the past.
Collections Status Agricultural artifacts: 2,000 peices
Industry Information
1) Agricultural artifacts exhibiton
2) Cultural exhibition and special exhibiton
3) Regular education for volunteers
Exhibition Hall Information
[Agriculture History Hall (1F)]
Artifacts and films showing agricultural communities from prehistoric times to the modern era
[Life of Farmers Hall (2F)]
Models recreating the life of farm families from the olden days
[Agricultural Cooperatives Promotional Hall (B1)]
Information on farming and agricultural coopertatives

Saya selalu kagum dengan museum yang ada di Korea. Negara ini sangat memperhatikan museum baik dari koleksi, gedung, fasilats dan lainnya yang berkaitan dengan museum. Museum disini modern dan menawan untuk dikunjungi. Ini adalah salah satu koleksi yang ada di agricultural museum. Display koleksi yang menawan menurut saya.



Melihat miniatur orang membajak di sawahpun ada, seperti photo yang saya ambil ini.


Lantaipun dijadikan display yang menarik pengunjung seperti melihat pohon padi di sawah.


Untuk belajarpun disediakan ruangan pemebalajaran


Kekaguman saya bertambah lagi manakala saya melihat miniatur mesin giling padi. Mesin ini otomatis menyala jika ada salah satu pengunjung mendekati ini mesin.


Ada juga miniataur menu makan orang Korea.


Kalau yang merasa narsis museum ini juga menyediakan photozone.


Jika ingin berkunjung ke museum ini cukup mudah berikut directions dengan subway. Seodaemun Station (Seoul Subway Line 5), Exit 5. Walk 130m towards Heunginjimun Gate.The museum is on the right.

Monday, 27 May 2013

R-16 Korea 2013 Qualifier

Acara ini merupakan ajang seleksi awal para B-Boy yang ada di Korea. Acaranya berlangsung di Uijeongbu Art Center pada tanggal 25 Mei 2013 dari jam enam sore sampai jam sepuluh malam. Tiket masuknya gratis tetapi tiket dibagikan mulai jam tiga sore jadi siapa cepat dia dapat. Ini dia tempat acaranya berlangsung.



Saya sebagai salah satu anggota K-Performance Supporters mendapatkan keistimewaan mendapatkan special seat beserta teman lainnya. Ini adalah kali kedua saya menyaksikan acara ginian. Sebenarnya saya tidak begitu paham dengan konsep penilaian dan mekanisme lainnya. Hanya terhibur setelah menyaksikan para peserta dengan melakukan gerakan gerakan yang atraktif. Jadi saya tidak akan bercerita tentang R-16 itu apa karena saya sendiri juga tidak tahu.



Seperti biasa saya datang sendiri dan dalam kondisi telat. Maklum lembur kerja dulu karena kebetulan sabtu hari itu tidak libur. Spesialnya lagi ini adalah event yang terdekat dari lokasi asrama selama saya bergabung di group K-Performance Supporters. Bingung adalah yang terjadi pada saat datang karena tiket belum ditangan dan saya bingung mencari booth ticket yang sudah jelas jelas di depan mata. Dengan bahasa saya yang sangat kacau saya diantar oleh panitia yang baik hati untuk mencari tempat duduk dengan mencari cari pintu masuk yang belum ditutup.

Dan akhirnya seat pun saya dapatkan. Duduk manis sambil nonton orang orang dance cukup membuat saya terhibur. Penonton sudah memadati tempat acara dan alunan musik dari DJ yang membuat telinga jadi penuh dengan suara musik yang saya tidak tahu.Ini nih hasil dokumentasi dari HP saya.



Untuk event ini saya tidak mempunyai dokumentasi yang bagus entah kenapa hasil dari jepretan kamera hape saya sangat tidak layak. Harus butuh belajar sepertinya agar bisa mengambil gambar yang baik dengan kondisi objek yang bergerak dan banyak nya lampu sorot yang membuat gambar menjadi makin jelek. Dan pemenangpun didapat, dari kompetisi ini ada tiga kategori. Ini dia pemenangnya.



Hiburan yang menarik dimalam minggu menurut saya dan buat nambah nambah pengalaman juga menonton acara seperti ini. Tetapi bagi yang hobby dengan dance atau B Boy mungkin ini adalah ajang untuk belajar juga. Dan yang membuat saya kaget adalah ternyata Korea menyediakan paket tour untuk menyaksikan R-16 B Boy final dengan tawaran jadwal tour yang cukup menarik. Mungkin tawaran tawaran paket tour semacam ini bisa dijadikan pilihan oleh teman teman yang ingin berwisata ke Korea. Terimakasih KTO atas special seatnya dan event menariknya dan ditunggu event selanjutnya.

Sunday, 26 May 2013

Happy Bike Tour in Korea



Tour ini saya rasa sangat special karena saya akan bersepeda selama kurang lebih empat jam dengan jarak kurang lebih lima puluh kilometer. Selain membutuhkan stamina yang bagus pasti efek dari bersepeda selama itu saya rasa akan membuat badan pegal pegal. Itu adalah anggapan saya sebelum ikut tour ini. Tetapi setelah tour ini terlaksana kekhawatiran saya tidak terjadi dan yang ada malah kepuasan batin saya setelah ikut tour ini.

Tour ini diselenggarakan oleh KTO (Korea Tourism Organisation) bekerjasama dengan Satndard Chartered Bank dengan beberapa komunitas sepeda yang ada di Korea Selatan pada tanggal 24 Mei 2013. Tour ini bisa saya ikuti karena saya tergabung di komunitas K-Performance Supporters. Setelah mendaftar dan ijin tidak masuk kerja dapatlah saya ikut tour ini. Untuk biaya gratis khusus bagi anggota K-Performance Supporters meliputi rental sepeda, asuransi, makan dan transportasi. Sebelum rangkaian gowes dimulai dilakukan pendafatarn terlebih dahulu dan pembagian sepeda dan berbagai perelengkapannya. Sepeda bisa memilih sesukanya karena sudah disediakan banyak sepeda.


Sayapun memilih sepeda yang akan saya gunakan dan memberikan nomor sepeda yang akan saya pakai. Ini dia sepeda rental yang akan saya pakai. Sebagai seorang yang terjangkit virus narsis dan sayapun ikut menampakan diri difoto.



Start dari Hannam-si dan fhinis di Yeouju gun. Sebelum start dimulai opening ceremony dilaksanakan dengan cukup meriah dengan hiburan marching band dan di isi oleh sambutan oleh orang orang terkait. Saya rasa event ini sekaligus membuka Bike Tour di Korea agar menarik wisatawan luar negeri dan dalam negeri. Setelah pemanasan dilakukan dengan dipandu oleh wanita wanita cantik dengan alunan lagu dari PSY berjudul Gentlemen dan startpun di mulai.


Selama gowes tersebut saya tidak banyak mengambil foto karena saya fokus bersepeda dan dalam pikiran saya harus bisa fhinis. Penyesalan memang ada karena tidak sempat mengambil gambar pemandangan yang indah sepanjang rute. Keindahan sungai Hanggang dan pegunungan yang hijau serta udara yang sejuk membuat bersepeda cukup asyik. Sebenarnya banyak spot spot yang amat bagus tapi tak bisa saya ambil tapi yang jelas saya sudah bisa menikmatinya langsung. Selama perjalanan yang membuat saya kagum adalah melewati terowongan yang cukup panjang dan karena ini sangat istimewa saya sempatkan foto sambil minum sebentar.



Pada saat berada di dalam terowongan seperti rasanya berada di dalam lemari es sejuk dingin begitulah rasanya. Rute jalannya sebagian dibantaran sungai Hanggang dan sedikit naik turun yang membuat gowes makin berkeringat. Selama perjalanan banyak dari staff yang berjaga jaga dibeberapa titik untuk memberikan minum ataupun bantuan mengenai rute dan berbagai hal dari peserta gowes. Rute Jalan yang dilalui memang khusus rute untuk bersepeda jadi dijamin tidak ada kendaraan yang lalu-lalang. Fasilitas race pun saya rasa sangat lengkap mulai dari direction, toilet, tempat istirahat dan berbagai warung yang menyediakan makanan minuman pun tersedia di pinggir jalan. Dan lagi lagi saya tidak mengabadikan semua itu.

Pertengahan rute rombonganpun beristirahat untuk mengisi perut dan sebagian pergi ke toilet. Tempat untuk istirahatnya sangat spesial karena didepan sebuah museum.



Hasilnya dari tour ini saya tidak fhinis sampai selesai karena di akhir akhir race cukup membuat saya kewalahan dengan mendaki pegunungan dan nantinya akan turun dengan curam yang membuat akhirnya saya ikut naik bus untuk sampai digaris fhinis. Sesampai fhinis makan dan dilanjutkan closing ceremony dengan pembagian doorprise. Hari itu saya kurang beruntung karena tidak kebagian hadiah.



Pokoknya kalau kalian semua hobby bersepeda saya rasa rute ini cukup bagus untuk dicoba. Pemandangan yang bagus dan berbagai fasilitas race yang lengkap membuat nyaman para penggila bersepeda. Jadi kalau berkunjung ke Korea bisa direncanakan dengan mengisi tour bersepeda. Terimakasih KTO atas tour bersepeda yang menyehatkan dan menyenangkan ini dan ditunggu event menarik selanjutnya.


Saturday, 25 May 2013

One Day Trip Seoungju

Ini merupakan event ketiga yang saya ikuti sebagai anggota K-Performance Supporters. Acaranya di luar kota Seoul dengan perjalanan kurang lebih tiga jam dengan bus. Kota Seoungju masuk dalam propinsi Gyeongsangbuk-do Korea Selatan. Trip Seoungju sehari diisi dua acara yang pertama mengunjungi desa tradisional (Hanggae Mael) dan menyaksikan kemeriahan Seoungju Life Cultural Festival 2013. Spesial untuk trip ini adalah diorganisir oleh BnB Hero. BnB Hero merupakan house sharing network nomor satu di Korea. BnB Hero Book Affordable & unique rooms online dan smart, unique & local stay. BnB Hero merupakan situs yang bagus untuk mencari akomodasi di seluruh wilayah Korea jika teman teman berkunjung ke Korea dengan aneka pilihan room dan harga. Untuk lebih detailnya bisa dilihat di website BnB Hero di www.bnbhero.com.



Trip Seoungju bisa saya ikuti setelah ijin tidak ikut lembur karena kebetulan pada hari itu adalah tanggal merah yaitu tanggal 17 Mei 2013. Start di Itaewon jam delapan pagi dengan perjalanan keberangkatan yang cukup melelahkan karena jalan sangat padat sehingga waktu tempuh ke lokasi di luar jadwal. Setelah sampai di Seoungju langsung kita di ajak makan siang diselingi sambutan dari yang punya hajat yaitu perwakilan dari kota Seongju dan dari KTO.

Kenyang mengisi perut langsung menuju Hanggae Mael yang masih cukup alami menurut saya dengan bangunan khas korea dan bahan baku yang digunakan untuk proses pembangunannya. Cerita mengenai Hanggae Mael saya tidak bercerita banyak karena pada saat mengunjungi desa tersebut saya asyik dengan melihat lihat bangunan yang ada. Selain asyik jelalatan saya juga tidak terlalu paham apa yang disampaikan dengan menggunakan bahasa korea dan bahasa inggris. Coba saja penjelasannya dengan bahasa Indonesia pastilah saya paham. Tetapi berbeda halnya dengan peserta lain yang begitu sangat serius memperhatikan cerita dari pemandu dengan dua bahasa dan dua orang.


Sebenarnya pada saat mengunjungi desa ini saya cuma berpikir bagaimana kabar desa saya. Maklumlah saya ini orang desa dan lagi rindu kampung halaman. Ini adalah hasil dokumentasi saya.




Sebagai bukti autentik saya telah berkunjung ke tempat ini saya sempatkan berfoto dengan salah satu papan informasi.



Berkeliling desa ini cukup menyenangkan karena banyak spot spot yang menarik untuk berfoto. Selain itu sepertinya tempat ini mempunyai nilai sejarah maka dari itu masih dilestarikan dan dijaga dan terlebih lagi menjadi salah satu destinasi wisata di kota Seongju.



Puas berkelling desa saatnya mengunjungi kemeriahan Seoungju Live Cultural Festival 2013. Kalau dilihat dari judul festival live cultural atau tentang kehidupan dan kebudayaan maka kalau saya melihat acaranya memang penuh dengan berkaitan dengan kehidupan sehari hari dan kebudayaan. Seperti booth tentang kelaharin anak, permainan tradisional korea, dan parade kesenian korea. Pertunjukan kesenian koreapun di tampilkan diberbagai panggung. Ini beberapa foto hasil jepretan saya dengan menggunakan kamera yang telah rusak zoomnya. Jadi selama berfoto foto ria tidak ada pemakain zoom. Menderita dengan kamera yang tragis.



Menariknya lagi festival ini adalah menyediakan banyak booth tentang kebudayaan korea seperti tradisi minum teh. Tak heran makanya banyak rombongan dari kami yang tertarik untuk mencoba.



Saya tertarik untuk mencoba memakai pakaian hanbok dan mengikuti upacara apa yang tidak saya ketahui. Yang jelas saya hanya mengikuti dari penjaga booth. Tak lupa juga saya sempatkan untuk berfoto dengan baju yang cerah ceria ini.



Ada juga stand live siaran yang menarik para pengunjung. Stand inipun dicoba juga oleh salah satu dari rombongan. Kalau dilihat dan didengarkan acaranya seputar festival yang sedang diadakan.



Festival ini pokoknya menjadi sarana yang bagus untuk jalan jalan. Selain bisa melihat aneka pertunjukan juga banyak wahana permainan anak anak. Selain wahana anak anak ada banyak stand yang jual berbagai makanan dan minuman dengan berbagai aneka menu Korea. Selain itu ada salah satu panggung yang cukup sederhana menampilkan pertunjukan drama korea mengenai kehidupan sehari sehari sepertinya. Karena Saya tidak begitu paham dengan bahasa dialog dari pentas tersebut. Walaupun dengan banyak keruwetan bahasa yang saya tidak ketahui tetap saja membuat saya happy.



Pokoknya menurut saya festival ini bagus dari penyelenggarannya karena banyak stand yang menarik dan menghibur para pengunjung. Selain itu kalau ingin berbelanja juga banyak stand yang jual aneka produk. Sebagai bentuk cinta saya sebagai warga asing yang yang tinggal di salah satu negara maka saya sempatkan foto dibendera ini dengan teman yang tidak saya ketahui namanya. Tapi yang jelas orang ini pernah stay di Indonesia dalam beberapa bulan.



Terimakasih KTO dengan event yang melalahkan tetapi menyenangkan. Terimaksih juga Buat BnB Hero yang telah mengorganisir dengan baik dan sangat memuaskan sehingga rombongan K-Suppoters Performance bisa menyaksikan kemeriahan dan keindahan Seoungju.







Monday, 20 May 2013

Happy Moment With Korean Family


Intinya kalau menurut saya acaranya itu berkunjung ke salah satu keluarga orang Korea untuk mengenal berbagai hal ataupun kebudayaan Korea. Acara ini diselenggarakan oleh migrant center yang ada di Seoul. Dilihat peruntukannya memang untuk warga asing yang tinggal di Korea. Melihat informasi menarik ini saya langsung tertarik untuk ikut berpartisipasi. Informasi ini saya ketahui di tempat saya belajar bahasa korea yaitu di Seoul Global Migrant Center.


Mekanismenya itu satu keluarga Korea akan di tempati oleh satu team orang asing yang telah dibentuk oleh panitia, kalaupun tidak kita langsung menentukan team kita sendiri pada saat mengisi formulir pendaftaran. Formulir pendaftaran berisi tentang sedikit boidata dan tentang penguasaan bahasa baik inggris ataupun korea. Mungkin ini tujuannnya untuk menentukan host yang akan didatangi sehingga nantinya host dan guest nya itu bisa berkomunikasi dengan lancr. Ditempat saya belajar bahasa Korea itu lumayan banyak orang Indonesia sehingga setelah ketemu beberapa temen akhirnya kita sepakat membentuk team untuk ikut acara ini. Team saya berjumlah tiga orang selain saya ada Yosi dan Alam. Keluarga Korea yang akan kita singgahi nantinya akan menghubungi langsung kepada team yang sudah mendaftar untuk menentukan pertemuannya.

Program ini tidak sampai dengan kita menginap di rumah yang kita datangi tetapi hanya beberapa jam tergantung kesapakatan guest dan host. Team saya yang lumayan bisa bicara bahasa adalah Yosi maka dialah yang dihubungi langsung oleh host yang nanti akan didatangi. Setelah di hubungi oleh Host tibalah waktu dan tempat dimana kita akan bertemu. Team saya disepakati untuk bertemu di stasiun Gaerong line 5 exit satu hari Minggu 12 Mei 2013 jam tiga sore. Waktu yang sudah disepakati dari jam tiga sore sampe dengan jam tujuh malam. Dilihat dari durasi waktunya memang hanya beberapa jam tetapi setelah saya mengikuti program ini sangat menyenangkan.

Host yang saya datangi bernama Lee Chan Gyu seorang guru di salah satu sekolah anak anak di daerah Gangnam. Kalau dalam bahasa korea namanya Orini Jip. Kalau boleh saya terjemahkan kalau di Indonesia semacam Playgroup, atau taman kanak kanak sepertinya. Host team saya masih Single dan tinggal bersama kedua orangtuanya disebuah apartemen.

Setelah bertemu di tempat yang sudah disepakati kami bertiga mengenalkan satu sama lain dan sedikit berbicara tentang diri masing masing, langsunglah kami masuk ke sebuah mobil untuk langsung jalan jalan. Tempat pertama yang kita kunjungi itu ke sebuah temple seputar stasiun. Sebenarnya sebelum meluncur ke tempat tujuan kami ditanya mau pergi kemana tetapi kami bertiga ngikut saja sama host. Orangnya asyik diajak ngobrol walaupun bahasa kami sangat tidak karuan terlebih lagi saya. Selama perjalanan menuju ke bebrapa tempat yang akan kami kunjungi sedikit sedikit sambil bercerita tentang diri kita masing masing.


Temple yang kami kunjungi masih bertaburan dengan lampion karena pada waktu itu masih dalam rangka ulang tahun budha. Setelah berkeliling melihat lihat dan berphoto photo ria kami lanjutkan perjalanan untuk menuju ke sebuah perpustakaan.


Sesampai di perpustakaan kami hanya melihat lihat saja dan sekedar berfoto. Sebenarnya pada saat di ajak ke perpustakaan kami iya kan saja tapi sesampai diperpustakaan apa yang mau dibaca jelas lah tidak tahu karena semuanya berbahasa korea. Saya beranggapan kenapa kami dibawa ke perpustakkan karena host saya ini hoby membaca. Destinasi selanjutnya adalah pasar. Ini adalah ide Yosi yang ingin ke pasar karena asrama nya dia jauh dari pasar.


Berkeliling sambil melihat lihat orang jualan kami hanya membeli tomat mini yang menurut saya rasanya manis dan kata si Alan tomat itu bisa sebagai obat jerawat. Mungkin saya perlu searching dulu kali ya biar tahu tomat itu ada manfaat untuk mengobati jerawat. Puas berkeliling pasar kami diajak untuk melihat gereja.



Kami bertiga beragama islam. Tetapi pada saat kami diajak ke gereja kami iyakan saja. Jujur ini adalah kali pertama saya ke geraja dan melihat langsung ruangan didalam gereja. Setelah melihat gereja kami langsung bergegas menuju ke rumah host untuk dinner dan bertemu dengan orangtua dari host.





Terimakasih buat keluarga Lee Chan Gyu yang sudah memberi kesempatan kami bertamu.