Wednesday, 5 June 2013

Indonesian Taste at Ansan City Korea



Kota Ansan di Korea menjadi kota yang paling begitu berasa Indonesia menurut saya. Karena di Ansan banyak terdapat hal yang berbau Indonesia. Sebenarnya kota Ansan tidak hanya berasa Indonesia saja tetapi mempunyai rasa yang beraneka ragam dari beberapa banyak negara. Ansan merupakan kota yang jumlah warga asingnya lumayan banyak. Sebagian besar warga asing yang berada disini merupakan pekerja migrant yang sebagian besar bekerja di pabrik. Warga Indonesia yang berada di Ansan ada ribuan yang tersebar dibeberapa wilayah, untuk jumlah pastinya saya tidak tahu.

Ansan merupakan kota yang multicultural dari beberapa negara seperti china, negara negara ASEAN, dan beberapa asia timur yang bisa dikatakan negaranya belum maju. Sebagian dari mereka ada yang sudah berkeluarga dengan warga local, sehingga multikulturalnya untuk kota ini sangat terasa. Sebagai kota yang multikutural kota Ansan menyediakan berbagai fasilitas yang terkait dengan warga asing mulai dari pelayanan pengiriman uang, money changer, dan berbagai pelayanan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan mulai dari bantuan hukum, pelayanan kesehatan dan bahkan mengenai kebudayaan.

Asrama saya tinggal mempunyai jarak yang lumayan jauh dengan Ansan, sehingga jarang berkunjung ke kota ini. Terhitung baru dua kali saya mengunjunginya untuk sekedar melihat lihat dan berjumpa kawan sesama pekerja. Perjalanan menuju Ansan bisa dituju dengan subway line empat. Jika berkunjung ke kota Ansan pada hari hari libur atau akhir pekan maka akan sangat terasa sekali multicultural dari bahasa yang digunakan oleh para pengunjung di pasar atau semacam street yang sangat ramai. Maka tidak heran kalau kesini telinga kita akan mendengar orang dengan bahasa jawa, Lampung, NTB, dan bahasa dialek lainnya dari Indonesia. Street inilah yang ramai pengunjung dari berbagai negara yang tinggal di kota Ansan dan sekitarnya.



Suasana street yang berasa Indonesia ini bisa dilihat dari banyaknya warung Indonesia yang menjual berbagai makanan atau produk Indonesia. Selain menjual produk produk Indonesia biasanya juga melayani jasa pengiriman uang.



Street tersebut ada berbagai pedagang yang menjual beraneka ragam mulai dari makanan, buah, sayur, ikan, daging, sepatu, baju dan lainnya yang sangat ramai dengan pengunjung. Kalau menurut saya seperti pasar pada umumnya. Selain itu ada beberapa kantor bank yang membuka pelayanan di hari minggu.



Di kawasan street ini masih ada warung favorit untuk sebagian orang Indonesia untuk nongkrong dengan sambil menikmati makanan Indonesia dan nuansa Indonesia tapi saya tidak mempunyai dokumentasi. Warung tersebut menu makanannya lengkap dan menyediakan pelayanan delivery untuk daerah sekitar. Nuansa Indonesia lainnya masih ada banyak seperti counter hp, salon, toko elektronik yang ada tulisan dengan bahasa Indonesia. Mungkin bagi yang akan berwisata ke Korea dan ingin merasakan suasana kota Ansan bisa direncanakan dijadwal perjalanan.

Perkembangan terbaru dari kota ini adalah akan dibangun masjid yang diprakarsai oleh orang orang Indonesia, dimana nantinya akan dikelola oleh orang orang Indonesia juga. Masjid ini rencananya mempunyai berbagai fasilitas penunjang untuk berbagai kegiatan. Sebenarnya sekarang sudah ada masjid tetapi hanya masih menyewa tempat belum mempunyai gedung sendiri. Masjid ini merupakan hasil penggalangan dana dari berbagai sumber dan diantaranya dari para masyarakat Indonesia yang tinggal di Korea.

No comments:

Post a Comment